Cara Membuat QRIS untuk Usaha: Syarat, Langkah, dan Tips di Kasir

Hampir setiap hari ada pelanggan yang bertanya, "Bisa bayar QRIS?" Bila jawabannya belum bisa, sebagian pelanggan memilih mencari ATM terdekat, sebagian lagi membatalkan belanja. Bagi usaha kecil, kehilangan beberapa transaksi seperti ini setiap hari bisa cukup terasa.
Kabar baiknya, membuat QRIS untuk usaha tidak serumit yang dibayangkan. Prosesnya bisa dilakukan sendiri, umumnya tanpa harus membeli mesin khusus. Yang sering terlupa justru langkah sesudahnya: bagaimana pembayaran QRIS itu dicatat dengan rapi agar hitungan kas tetap cocok.
Artikel ini membahas cara membuat QRIS untuk usaha langkah demi langkah, data yang biasanya perlu disiapkan, tips memasang kode QRIS di toko, dan cara menyambungkan pembayaran QRIS dengan aplikasi kasir.
Jawaban singkatnya: untuk membuat QRIS, daftarkan usaha Anda ke satu penyedia jasa pembayaran (PJP) berizin, seperti bank atau dompet digital, lalu ikuti proses verifikasinya. Setelah disetujui, pasang kode QRIS di meja kasir dan catat setiap pembayaran QRIS di aplikasi kasir sebagai metode bayar tersendiri agar terpisah dari uang tunai.
Apa itu QRIS dan siapa yang mengaturnya?
QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. Menurut Bank Indonesia, QRIS adalah standar kode QR pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. QRIS diluncurkan pada 17 Agustus 2019 dan wajib dipakai untuk pembayaran berbasis kode QR sejak 31 Desember 2019.
Bagi pemilik usaha, artinya sederhana. Anda cukup memiliki satu kode QRIS dari satu penyedia, dan pelanggan bisa membayar memakai aplikasi bank atau dompet digital mana pun yang mendukung QRIS. Anda tidak perlu lagi memajang banyak kode QR dari penyedia yang berbeda.
Bank Indonesia juga menetapkan batas nominal maksimal Rp10.000.000 per transaksi QRIS. Untuk sebagian besar usaha kecil, batas ini sudah lebih dari cukup.
Apa syarat membuat QRIS untuk usaha?
Syarat pasti setiap penyedia bisa berbeda dan dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, selalu cek ketentuan terbaru di penyedia yang Anda pilih. Namun secara umum, data yang biasanya diminta adalah sebagai berikut.
| Jenis data | Contoh | Catatan |
|---|---|---|
| Identitas pemilik | Kartu identitas dan nomor HP aktif | Nomor HP sering dipakai untuk verifikasi |
| Informasi usaha | Nama usaha, jenis usaha, alamat | Pastikan nama usaha sama dengan yang dikenal pelanggan |
| Rekening tujuan | Rekening atau akun tempat dana masuk | Sebaiknya rekening khusus usaha |
| Bukti usaha | Foto tempat usaha atau produk | Beberapa penyedia memintanya saat verifikasi |
Siapkan data ini lebih dulu sebelum mulai mendaftar. Proses pendaftaran biasanya jauh lebih cepat bila semua data sudah lengkap dan jelas.
Bagaimana langkah membuat QRIS untuk usaha?
Langkah berikut berlaku umum untuk sebagian besar penyedia. Urutan dan nama menunya bisa sedikit berbeda, tetapi prinsipnya sama.

1. Pilih satu penyedia jasa pembayaran berizin
Menurut Bank Indonesia, pemilik usaha cukup mendaftar di satu penyedia jasa pembayaran (PJP) yang sudah memiliki izin QRIS. Pilih penyedia yang Anda pakai sehari-hari, misalnya bank tempat rekening usaha Anda berada atau dompet digital yang sudah Anda kenal.
Pertimbangkan juga hal praktis: seberapa mudah Anda memantau dana masuk, kapan dana bisa dipakai, dan biaya apa yang berlaku. Ketentuan biaya ditetapkan oleh masing-masing penyedia, jadi tanyakan sejak awal.
2. Ajukan pendaftaran merchant
Pendaftaran biasanya bisa dilakukan lewat aplikasi penyedia, situs web, atau kantor cabangnya. Isi formulir dengan data usaha dan unggah dokumen yang diminta. Pastikan nama usaha ditulis dengan benar, karena nama inilah yang akan muncul di layar pelanggan saat memindai.
3. Tunggu proses verifikasi
Penyedia akan memeriksa data yang Anda kirim. Lama prosesnya berbeda-beda untuk setiap penyedia. Selama menunggu, Anda bisa menyiapkan tempat untuk memajang kode QRIS di meja kasir.
4. Terima dan cetak kode QRIS
Setelah disetujui, Anda akan menerima kode QRIS, biasanya dalam bentuk file yang bisa dicetak atau stiker dari penyedia. Cetak dengan ukuran yang cukup besar dan jelas agar mudah dipindai dari jarak dekat.
5. Uji dengan transaksi kecil
Sebelum dipakai melayani pelanggan, coba bayar sendiri dengan nominal kecil dari aplikasi lain. Periksa apakah nama usaha yang muncul sudah benar dan apakah dana masuk ke rekening atau akun yang tepat.
6. Catat pembayaran QRIS di aplikasi kasir
Langkah terakhir ini sering terlupa. Setiap pembayaran QRIS sebaiknya dicatat sebagai metode bayar tersendiri di aplikasi kasir, bukan dicampur dengan tunai. Pembahasan lengkapnya ada di bagian berikutnya.
Bagaimana menyambungkan QRIS dengan aplikasi kasir?
Memiliki kode QRIS baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya adalah memastikan setiap pembayaran QRIS tercatat di kasir dengan benar, sehingga laporan penjualan dan uang di laci tetap cocok.
Mencatat QRIS statis sebagai metode bayar
Kode QRIS yang Anda dapat dari bank atau dompet digital adalah QRIS statis: satu kode tetap, dan pelanggan mengetik nominalnya sendiri. Di KasirXpert, QRIS statis tersedia sebagai metode bayar di semua paket, termasuk paket Gratis.
Alurnya sederhana. Kasir memasukkan barang ke keranjang, memilih QRIS statis sebagai metode bayar, lalu menyelesaikan transaksi setelah memastikan dana benar-benar masuk di aplikasi penyedia QRIS. Transaksi tercatat sebagai pembayaran QRIS, sehingga tidak ikut dihitung sebagai uang tunai saat tutup shift.
Pembayaran gabungan tunai dan QRIS
Kadang pelanggan membayar sebagian tunai dan sebagian QRIS. KasirXpert mendukung pembayaran gabungan (split), sehingga kedua bagian tercatat dengan metodenya masing-masing dalam satu transaksi. Penjelasan lengkap metode pembayaran ada di halaman fitur pembayaran.
Pilihan QRIS dinamis
Selain QRIS statis dari bank, KasirXpert juga menyediakan QRIS dinamis yang perlu aktivasi per toko lebih dulu. Setelah aktif, kode dibuat untuk setiap transaksi dengan nominal yang sudah terisi, lalu pembayaran lunas otomatis dan masuk ke Saldo Toko yang bisa ditarik ke rekening.
QRIS dinamis juga membutuhkan internet saat transaksi. Biaya MDR QRIS dinamis di KasirXpert 0,7%. Untuk QRIS statis dari bank atau PJP Anda, cek ketentuan PJP masing-masing.
Apa tips memasang QRIS di toko agar aman dan lancar?
Kode QRIS yang sudah jadi perlu dipasang dan dijaga dengan benar. Beberapa kebiasaan sederhana berikut membantu mencegah salah bayar dan penyalahgunaan.
- Pasang di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau. Letakkan dekat meja kasir, setinggi tangan pelanggan, dan pastikan tidak terhalang barang dagangan.
- Periksa kode secara berkala. Cek setiap buka toko bahwa kode yang tertempel masih kode milik Anda. Pindai sendiri dan pastikan nama usaha yang muncul sudah benar.
- Lindungi dari kerusakan. Kode yang tergores atau kusam sulit dipindai. Gunakan pelindung plastik atau dudukan akrilik.
- Jangan hanya melihat layar HP pelanggan. Untuk QRIS statis, selalu cek dana masuk di aplikasi penyedia Anda sendiri sebelum transaksi diselesaikan.
- Pisahkan rekening usaha dan pribadi. Dana QRIS yang masuk ke rekening khusus usaha lebih mudah dicocokkan dengan catatan penjualan.
- Latih semua kasir. Pastikan setiap staf tahu urutannya: pilih metode bayar QRIS, pastikan dana masuk, lalu selesaikan transaksi.
Kebiasaan nomor 2 dan 4 sangat penting. Banyak kerugian QRIS di toko kecil terjadi bukan karena sistemnya, melainkan karena kode atau bukti bayar tidak diperiksa.
Bisakah QRIS dipakai untuk jualan online?
Bisa. Bank Indonesia menyebut layanan ini sebagai QRIS Tanpa Tatap Muka, yaitu pembayaran jarak jauh ketika pelanggan memindai gambar QRIS yang dibagikan, misalnya untuk belanja online atau donasi. Dengan cara ini, kode QRIS usaha Anda tidak hanya dipakai di meja kasir.
Bila Anda menerima pesanan lewat chat, pastikan setiap pembayaran tetap dicocokkan dengan pesanan yang benar. Mintalah pelanggan menyebutkan nama atau nomor pesanan, lalu cek dana masuk di aplikasi penyedia sebelum barang dikirim. Setelah itu, catat transaksinya di aplikasi kasir dengan metode QRIS agar laporan penjualan online dan offline tetap menyatu.
Apa saja kesalahan umum setelah punya QRIS?
Setelah QRIS aktif, beberapa kesalahan berikut sering membuat pemilik usaha bingung saat menghitung pendapatan.
| Kesalahan | Akibat | Cara mencegah |
|---|---|---|
| Pembayaran QRIS dicatat sebagai tunai | Kas seharusnya lebih besar dari uang di laci | Pilih metode bayar QRIS di kasir |
| Nominal tidak dicocokkan | Pelanggan salah ketik, selisih tidak terdeteksi | Cocokkan nominal dengan total di kasir |
| Dana masuk ke rekening pribadi | Pendapatan usaha sulit dihitung | Gunakan rekening khusus usaha |
| Tidak ada catatan sama sekali | Laporan penjualan tidak lengkap | Catat setiap transaksi di aplikasi kasir |
Bila Anda baru mulai, fokuslah pada satu kebiasaan dulu: setiap pembayaran QRIS harus tercatat di kasir dengan metode yang benar. Kebiasaan lain akan lebih mudah diterapkan setelahnya.
Baca juga: 4 Alasan Pentingnya Fitur Multi Payment untuk Bisnis
Paket KasirXpert mana yang dibutuhkan untuk mencatat QRIS?
Pencatatan QRIS statis, tunai, debit, transfer, dan pembayaran gabungan tersedia di semua paket KasirXpert, termasuk paket Gratis. Jadi Anda sudah bisa mencatat pembayaran QRIS dari bank atau dompet digital tanpa harus berlangganan lebih dulu.
Bila Anda juga ingin mengirim nota ke WhatsApp pelanggan setelah mereka membayar, fitur itu tersedia mulai paket Basic seharga Rp49.000 per bulan. Rincian setiap paket ada di halaman harga. Pendaftar baru bisa memulai uji coba 14 hari untuk mencoba alur pembayaran dengan produk sendiri.
Kesimpulan
Cara membuat QRIS untuk usaha pada dasarnya terdiri dari tiga bagian: mendaftar di satu penyedia berizin, memasang kode dengan benar, dan mencatat setiap pembayaran di aplikasi kasir. Dua bagian pertama membuat pelanggan bisa membayar, sedangkan bagian ketiga memastikan uangnya benar-benar terhitung.
Mulailah dengan menyiapkan data usaha dan memilih penyedia yang paling mudah Anda pantau. Setelah kode aktif, uji dengan transaksi kecil, latih kasir, dan biasakan mencatat QRIS sebagai metode bayar tersendiri. Bila toko makin ramai, pertimbangkan QRIS dinamis yang diaktifkan per toko agar nominal terisi otomatis dan pengecekan manual berkurang.
Pertanyaan umum
Di mana saya bisa membuat QRIS untuk usaha?
QRIS dibuat lewat penyedia jasa pembayaran (PJP) yang sudah memiliki izin QRIS dari Bank Indonesia, misalnya bank atau penyedia dompet digital. Cukup mendaftar di satu penyedia.
Apakah QRIS dari satu bank bisa dibayar dengan aplikasi lain?
Bisa. Karena QRIS adalah standar nasional, pelanggan dapat membayar dari aplikasi bank atau dompet digital mana pun yang mendukung QRIS.
Apa saja data yang biasanya diminta saat mendaftar QRIS?
Umumnya data identitas pemilik, informasi usaha, dan rekening tujuan. Persyaratan pastinya mengikuti penyedia yang Anda pilih, jadi tanyakan ke penyedia tersebut.
Setelah punya QRIS, bagaimana mencatatnya di aplikasi kasir?
Di KasirXpert, pilih QRIS statis sebagai metode bayar setiap kali pelanggan membayar dengan kode QRIS Anda. Fitur ini tersedia di semua paket.
Apakah ada pilihan QRIS yang nominalnya terisi otomatis?
Ada, yaitu QRIS dinamis. Di KasirXpert, QRIS dinamis lunas otomatis dan masuk ke Saldo Toko, tetapi perlu aktivasi per toko lebih dulu.
Kasir cepat di HP, tablet, atau laptop. Coba semua fitur gratis 14 hari, tanpa kartu kredit, lalu tetap gratis untuk 1 outlet.
Tim yang membangun KasirXpert dan mendampingi pemilik usaha memakainya. Menulis panduan fitur, pembaruan aplikasi, dan kabar terbaru KasirXpert.
Lihat semua 24 artikel

