Cara mendapatkan database customer sebenarnya tergolong mudah. Adanya database ini juga memberi manfaat yang begitu besar untuk jalannya bisnis yang Anda miliki.
Karena semakin banyak data yang Anda miliki mengenai pelanggan, semakin baik juga penjualan yang bisa Anda dapatkan. Inilah yang kemudian membuat kepemilikan database customer menjadi begitu penting.
Daftar Isi :
TogglePengertian dan Manfaat Database Pelanggan
Customer database sendiri merupakan kumpulan data atau informasi dari seluruh pelanggan. Dalam informasi tersebut biasanya termuat alamat, nama, nomor telepon, alamat email, hingga tanggal lahir pelanggan.
Meski terdengar sepele, tapi memiliki database sangat bermanfaat untuk membantu menunjang jalannya bisnis. Seperti misalnya ketika Anda baru saja mengeluarkan produk baru.
Ketika memiliki database customer, Anda bisa sesegera mungkin memperkenalkan produk tersebut kepada pelanggan. Artinya, proses promosi pun bisa jauh lebih mudah dan hemat dari segi biaya.
Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Pendapatan Terbesar di Indonesia
Cara Mendapatkan Database Customer
Lantas, dari mana biasanya pemilik bisnis bisa mendapatkan database pelanggan mereka? Jawabannya bisa melalui banyak cara. Berikut adalah beberapa cara tersebut:
1. Website
Pertama, Anda bisa mendapatkan data pelanggan melalui website. Bagi sebuah bisnis, kehadiran website memang begitu penting saat ini, tidak hanya sebagai tempat untuk transaksi, tapi website juga jadi tempat membagikan informasi.
Dalam website tersebut, nantinya bisa Anda masukkan formulir yang bisa pelanggan isi. Data dari formulir inilah yang kemudian bisa Anda kumpulkan menjadi sebuah database.
2. Riwayat Transaksi atau Pemesanan
Database pelanggan pun bisa Anda peroleh dari riwayat transaksi atau pesanan yang sudah pelanggan lakukan. Umumnya setiap pembelian akan memiliki riwayat transaksinya tersendiri secara detail.
Nah, informasi inilah yang kemudian bisa Anda kumpulkan untuk menjadi sebuah database.
Terutama database yang berisi produk mana yang paling sering pelanggan beli sekaligus frekuensi pembeliannya.
Baca Juga: 9 Tugas Kasir Restoran, Nggak Cuma Ngurusin Pembayaran!
3. Event Seminar atau Webinar
Anda pun bisa mendapatkan data pelanggan dari event seperti webinar maupun seminar.
Webinar atau seminar bukan hanya menjadi ajang untuk memperkuat reputasi bisnis saja.
Lebih dari itu, Anda pun bisa memperluas database pelanggan. Karena nantinya Anda bisa meminta peserta seminar untuk mendaftarkan diri. Informasi inilah yang bisa Anda kumpulkan untuk menjadi sebuah database.
4. Fitur Live Chat
Cara mendapatkan database customer selanjutnya adalah melalui fitur live-chat. Fitur ini memang sebaiknya Anda tambahkan ke dalam website bisnis.
Tidak hanya untuk merespon pelanggan, fitur ini pun bisa membantu mengumpulkan data.
Karena ketika menyampaikan keluhan, pertanyaan, kritik, maupun saran, pelanggan juga akan menyebutkan informasi pribadi mereka.
Informasi inilah yang bisa Anda kumpulkan untuk kemudian menjadi database pelanggan.
5. Survei
Survei juga bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengumpulkan data pelanggan.
Apalagi metode survei yang bisa Anda lakukan juga sangat beragam, bisa melalui sosial media, website, atau melalui email.
Agar pelanggan lebih antusias dan tertarik, Anda bisa mengadakan survei berhadiah. Dengan begitu, bisa lebih banyak pelanggan yang mengisi survei tersebut.
Akan tetapi, jangan lupakan aspek privasi juga. Pastikan setelah mendapatkan data pelanggan, Anda benar-benar menjaga kerahasiaan data tersebut dan berkomitmen dalam menyimpannya.
6. Membeli Data
Selama ini ada perusahaan yang memang bergerak dalam jasa menyediakan data customer.
Nah, Anda bisa beli database customer kepada perusahaan tersebut agar database perusahaan bisa lebih lengkap.
Hanya saja, pastikan Anda berhati-hati ketika membeli data seperti ini. Karena belum tentu data yang mereka tawarkan memang berkualitas.
Oleh karena itu, pilihlah perusahaan yang memang memiliki reputasi baik dan terpercaya.
Baca Juga: Berapa Nominal Gaji Kasir Cafe, Toko, Restoran, dan Retail?
7. Media Sosial
Terakhir, Anda pun bisa mendapatkan data pelanggan lewat media sosial. Jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia memang sangat besar. Inilah yang kemudian membuatnya menjadi sarana promosi yang kuat.
Tidak hanya untuk promosi, Anda pun bisa menggunakan media sosial sebagai database pelanggan. Untuk pemilihan platform pun bisa Anda sesuaikan dengan target audiens.
Misalnya, jika target audiens adalah anak muda, maka manfaatkan Instagram atau TikTok.
Sementara itu, jika menargetkan kalangan profesional, maka platform seperti LinkedIn bisa jadi opsi yang tepat.
Itulah beberapa cara mendapatkan database customer yang bisa Anda lakukan. Selain memiliki bekal database yang lengkap, pastikan juga Anda sudah memiliki sistem manajemen dan pengelolaan bisnis yang terpercaya.
Dalam hal ini rekomendasi aplikasi POS terbaik yang bisa Anda gunakan adalah KasirXpert. Ada banyak fitur yang bisa memudahkan pengaturan dan pengelolaan data bisnis.
Hasilnya, Anda dan seluruh karyawan bisa mengakses data penjualan maupun inventaris dari mana saja dan kapan saja. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, unduh KasirXpert sekarang juga!
Reskia Ekasari S.E – adalah seorang analis keuangan muda yang hobi menggeluti dunia digital marketing. Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Reskia telah berpengalaman lebih dari 4 tahun di bidang keuangan dan pemasaran digital.
