Warung sembako, jadi jenis usaha yang banyak masyarakat butuhkan. Apalagi buat di area pedesaan atau perumahan. Kalau kamu sedang membuka usaha ini, maka penting tahu cara menata warung sembako agar menarik dan bikin pelanggan berdatangan.
Intinya sih dalam menata warung itu hanya perlu memperhatikan tata letak dan memberi kenyamanan untuk para pelangganmu. Contohnya, menyediakan ruang atau space buat pembeli yang datang serta memastikan mereka nyaman dengan kebersihan warung yang baik.
Selama faktor-faktor tersebut sudah kamu penuhi, warung kamu bakal lebih menarik lagi di mata pembeli.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Usaha Sembako dengan Aplikasi Kasir
Daftar Isi :
ToggleCara Menata Warung Sembako agar Menarik
Tapi sebenarnya, bagaimana sih penataan warung sembako modern yang bikin layoutnya menarik? Kalau mau bikin pelanggan tertarik, langsung cek caranya di sini:
1. Kategorisasi Barang Dagangan
Pertama banget, langkah yang penting dalam menata warung sembako sempit maupun luas adalah mengelompokkan barang berdasarkan kategorinya masing-masing.
Contohnya, kamu bisa pisahin makanan pokok seperti beras, gula, dan tepung ke satu area. Lalu, barang-barang seperti deterjen, sabun, atau produk-produk kebersihan lain bisa kamu tempatkan di rak berbeda.
Tapi, apa tujuan kategorisasi barang dagangan ini? Tentu saja, jawabannya membantu pelangganmu agar lebih gampang milih. Jadi, mereka bakal nyaman banget untuk belanja di tempatmu.
Nah kalau dari kami, ada beberapa tips biar kategorisasi barang-barang daganganmu jadi lebih baik:
- Pakai rak atau etalase yang terorganisir agar lebih mudah. Misalnya, rak yang fungsinya spesifik seperti untuk bahan makanan kering, barang kebersihan, atau rak untuk produk-produk cair.
- Beri label di setiap kategori agar pelangganmu lebih gampang memahami tata letaknya, apalagi jika warung kelontong yang kamu jalankan masih baru.
Selain bagus buat pelanggan, cara menata warung sembako agar menarik ini juga bisa bantu kamu buat mengelola stok jadi lebih efisien.
2. “Sembunyikan” Barang Terlaris
Terdengar berlawanan dengan anggapan umum kalau barang terlaris itu harus dipajang di depan, ya? Memang, kamu mungkin berpikir begitu.
Tapi jangan salah, cara menata warung sembako di rumah satu ini bagus untuk meningkatkan penjualan. Kenapa bisa?
Begini, barang-barang terlaris seperti makanan ringan atau sejenisnya, sering kali tujuan utama dari pelanggan. Selain itu, sembako seperti beras, gula, dan lainnya itu juga jadi tujuan utama mereka ke warung kamu.
Dengan menempatkannya di bagian lorong atau sedikit tersembunyi, maka pelanggan akan terdorong untuk melihat produk-produk lain yang awalnya tidak mereka rencanakan.
Tahu retail-retail modern itu, kan? Mereka sering mengubah-ubah posisi barang jualan agar pelanggan melihat lebih banyak produk-produk lain.
Intinya, cara menata warung sembako agar menarik ini hanya meletakkan barang paling laris di tengah dan belakang warung. Sembunyikan di sini, maksudnya bukan benar-benar disembunyikan. Tapi lebih kepada membuatnya tidak terlalu visible karena sudah pasti laris.
3. Jangan Sampai Warung Berantakan

Jangankan warung. Bagaimana perasaanmu sewaktu melihat rumah atau kamar sendiri berantakan? Pasti risih dan ogah-ogahan untuk menempatinya, kan? Ini juga sama halnya dengan cara menata warung kecil.
Tidak peduli sekecil apa warung yang kamu jalankan, rapi dan bersih adalah suatu keharusan. Pasalnya, kebersihan dan kerapian ini mencerminkan bahwa kamu beneran niat jualan alias profesional.
Selain itu, rapi dan bersihnya warung sembakomu menjadi cermin atas bagaimana kamu memperhatikan kualitas. Kalau “debu” saja sudah kamu bersihkan, orang-orang akan melihat bahwa kamu sangat concern untuk menjaga kualitas produk-produk di toko.
Soal cara menata warung sembako agar menarik, tips dari kami sangat sederhana:
- Pastikan rutin untuk merapikan rak setiap hari, mengatur ulang barang yang sudah tidak rapi atau acak-acakan.
- Coba buang kemasan yang rusak, sobek, atau kotor dari display.
- Memastikan bagian rak, lantai, juga etalase selalu bersih.
- Pakai tempat sampah kecil untuk kemasan sementara agar sampah-sampah lain tak berserakan.
Baca Juga: 7 Alasan Penting Gunakan Kasir Online Demi Kelancaran Usaha
4. Tempelkan Informasi Harga
Sama halnya dengan yang ada di minimarket, menempelkan informasi harga adalah salah satu cara menata warung sembako agar menarik. Mengapa? Soalnya memberikan keterangan harga bisa bikin pelangganmu tenang.
Coba kamu bandingkan, pelanggan lebih suka mana kalau udah tahu total belanjaan dari awal atau menunggu totalan yang kamu hitung? Selain mereka lebih percaya pada informasi harga, mereka akan lebih percaya ke hitungan sendiri.
Selain itu, cara ini juga efektif agar kamu tak perlu mengingat setiap harga produk di warung. Jadi, tidak perlu capek-capek menjawab pertanyaan, “Ini berapa, Bu?” atau “Ini berapa, Pak?”
Dengan begitu, tenagamu tak gampang habis, pelanggan lebih senang, dan warung (mungkin) lebih ramai lagi pembelinya.
Tips dari kami untuk penataan toko kelontong minimalis soal penempelan harga ini:
- Pakai label yang mudah buat pelanggan baca, bisa pakai stiker harga atau spidol tebal.
- Menempelkannya di depan produk atau di tempat yang jelas seperti tepi rak.
- Selalu perbarui harga produk kamu secara rutin, karena harga setiap barang memang pasti berubah-ubah.
Terakhir, gunakan juga papan harga untuk promo kalau memang ada event khusus.
5. Pencahayaan Harus Baik
Nah, kalau ini sebenarnya dari laman BTN Properti. Di sana, mereka nyebut kalau tempat yang terang kesannya memang lebih bersih dan nyaman.
Kenapa? Tentu karena cahaya yang baik bisa menampakkan kebersihan spot atau tempat tertentu. Jadi, bersih itu tak hanya bisa kamu peroleh dari sering bersih-bersih warung sembako saja.
Sepertinya bakal percuma kalau sudah rutin bersih-bersih tapi keadaannya gelap. Pelangganmu bisa ngerasa risih dan menganggap warung sangat kotor, loh!
Tak cuma itu, tapi cara menata warung sembako agar menarik satu ini bisa membuat warung kamu terasa luas dan juga lapang.
Jadi, efeknya memang ada tiga: warungmu terlihat lebih bersih, tempatnya terasa lapang, dan banyak pelanggan yang suka lalu datang! Nguntungin banget, kan?
Sekarang pertanyaannya, gimana cara bikin toko sembako jadi seterang masa depan kamu itu? Gampang:
- Pakai lampu LED warna putih. Selain karena hemat energi, LED putih bisa bikin produk-produk sembakomu nampak lebih jelas dan segar.
- Pastikan cahaya dari lampu fokus ke bagian rak utamanya. Intinya, rak yang isinya barang-barang populer harus dapat pencahayaan cukup.
- Sebisa mungkin, jangan ada sudut gelap dalam warung agar pelanggan bebas melenggang ke mana pun mereka mau dan lebih nyaman.
- Kalau bisa, manfaatkan cahaya alami dengan jendela atau sejenisnya.
6. Beri “Space” untuk Pembeli

Kami paham jika cara menata warung jajanan anak maupun sembako di tempat yang kecil dan terbatas bakal sulit melakukan cara ini.
Namun, kami melihat ada sedikit harapan bagi kamu yang kesulitan menemukan tempat untuk para pembeli berjalan dengan nyaman. Dari laman SRC, berikut ini tipsnya:
- Pakai dinding warung buat menggantung barang atau memasak rak. Di sini, kamu bisa menggantung barang jualan yang bobotnya ringan.
- Jangan jadikan warung sekaligus sebagai gudang karena keduanya harus terpisah. Jika gudang dan tempat jualan jadi satu, maka efeknya bisa terlalu penuh.
- Penggunaan rak harus efisien, bisa dengan menambah tali untuk menyisihkan barang di dalamnya.
Dengan cara menata warung sembako agar menarik ini, setidaknya ada sedikit space bagi pelanggan untuk masuk dan bebas memilih di warung Anda.
7. Atur Barang dengan Warna-warna yang Senada
Bagaimana cara menata toko kelontong? Kalau kamu mau yang lebih menarik lagi, coba beri pengaruh pada daya tarik visualnya.
Maksudnya adalah, kamu bisa menata barang dengan warna-warna yang senada dan harmonis. Dengan begini, warung yang kamu buat bisa tampak lebih estetik.
Jika bingung bagaimana menerapkannya, kami ada tips, nih:
- Setelah melakukan kategorisasi, coba kelompokkan barang berdasarkan warna-warna dari kemasannya. Contohnya, jika ada beberapa merk dari sembako tapi satu jenis, maka letakkan warna brand yang sama dalam satu area.
- Biar lebih maksimal, cara menata warung sembako agar menarik adalah memakai warna netral untuk raknya. Kamu bisa pakai rak putih, hitam, atau grey agar warna kemasan produknya yang lebih menonjol.
- Meski berwarna, tapi pastikan tidak terlalu ramai atau terlalu banyak warna mencolok. Jika begini, warung bisa nampak berantakan.
Baca Juga: 4 Alasan Pentingnya Fitur Multi Payment untuk Bisnis
8. Tiru Model Penataan di Minimarket
Cara menata warung sembako agar menarik lainnya adalah mencoba meniru minimarket modern. Mengapa? Alasannya karena di minimarket modern, penataannya efisien dan menarik. Kamu bisa coba beberapa elemen penataan atau caranya seperti:
- Pakai display yang rapi, raknya sederhana, tapi kokoh buat menampilkan barang.
- Bikin display yang cocok buat produk unggulan.
- Menggunakan signage yang sederhana, seperti tanda kecil untuk tulisan “Promo”, “Barang Baru”, atau sejenisnya.
- Atur barang dalam jumlah kecil alias jangan menumpuk kebanyakan dalam satu tempat.
9. Letakkan Produk yang Hampir Kadaluarsa di Depan
Terakhir, kami saranin untuk meletakkan produk-produk yang hampir kadaluarsa di depan. Tujuannya agar kamu bisa terhindar dari kerugian karena kadaluarsa.
Pastikan buat meletakkan produk yang tanggal kadaluwarsanya sudah dekat di rak depan. Dalam manajemen operasional atau akuntansi, metode ini populer dengan sebutan First In, First Out (FIFO). Nah, untuk cara melakukannya, gampang juga:
- Cek tanggal kadaluarsanya secara rutin, misalnya setiap minggu.
- Beri potongan harga buat barang-barang yang sudah hampir kadaluarsa.
- Jangan pernah sekalipun ada niatan untuk menyembunyikan tanggal kadaluarsa karena ini penting buat keselamatan pelanggan.
- Stok baru boleh kamu letakkan di belakang.
Jadi, itu semua cara menata warung sembako agar menarik dan bisa kamu coba. Sekarang, warungmu bisa lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Bahkan mungkin jauh lebih baik daripada warung sembako lainnya!
Jangan Cuma Menata Warung, Keuangannya Juga Wajib Tercatat Rapi!
Nah ini jadi poin penting juga buat kamu. Kalau punya warung, jangan tata letaknya saja yang rapi tapi transaksi keuangannya berantakan!
Pelanggan udah suka, warung udah rapi, tapi pencatatan dan pengelolaan transaksi kok dibiarin?
Padahal, ada penelitian dari Komunitas Dosen Indonesia yang bilang rapinya transaksi keuangan dalam warung, bisa bikin keberlanjutan pertumbuhan usaha lebih baik.
Belum tahu caranya? Tenang. Kamu tinggal download aplikasi KasirXpert aja untuk transaksi keuangan yang lebih lancar, pengelolaan yang lebih mudah, sampai ada laporan keuangannya juga.
Gampang, kok, pakainya. Langsung install sekarang dan bikin warung kamu ramai berkelanjutan!
Reskia Ekasari S.E – adalah seorang analis keuangan muda yang hobi menggeluti dunia digital marketing. Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Reskia telah berpengalaman lebih dari 4 tahun di bidang keuangan dan pemasaran digital.
