Kalau kamu punya toko baik kelontong, kafe kecil, atau bahkan franchise, pasti kerasa banget susahnya ngatur transaksi apalagi kalau lagi rame pembeli. Untungnya, sekarang udah banyak alat transaksi yang terdapat di toko buat mengatasi kerumitan dan pening-peningnya.
Selain untuk menghitung uang, alat transaksi yang terdapat di toko adalah barang yang bikin proses jual-beli lebih cepat, rapi, dan lebih terkontrol lagi.
Kamu pasti pernah, kan, melihat alat-alat yang kelihatannya aneh, tinggal klik-klik doang, dan tiba-tiba keluar struk dari sana?
Itu jadi salah satu alat transaksi yang memang banyak digunakan di toko kelontong, retail modern, atau jenis toko lainnya. Mau tahu lebih lengkap soal apa aja alat-alat transaksi yang bisa memudahkan proses transaksi harian kamu? Cek sini!
Baca Juga: 8 Jenis Peralatan Kasir untuk Bantu Percepat Pelayanan
Daftar Isi :
ToggleApa Saja, Sih, Alat Transaksi yang Terdapat di Toko?
Pengaplikasiannya udah umum saat ini, proses transaksi juga terbukti lancar dengan alat-alatnya. Tapi, apa saja sih yang termasuk alat transaksi yang terdapat di toko? Cek sini, ya:
1. Mesin Kasir Elektronik
Pertama, dan pasti udah sering kamu lihat yakni mesin kasir elektronik. Kalau boleh kami bilang, alat transaksi ini adalah tulang punggungnya transaksi di berbagai toko.
Mesin kasir itu terancang buat ngitung total belanjaan, nyatet transaksi, dan kadang lengkap juga sama fitur touch screen, barcode scanner, sampai printer stroke.
“Toko apa yang cocok untuk pakai mesin kasir?”
Jawabannya, cocok buat toko yang volume transaksinya rendah sampai menengah. Kenapa cocok? Alasannya karena sistem mesin kasir itu sederhana, tapi efektif buat bikin transaksi jadi lebih cepat.
Bagaimana dengan toko atau yang volume transaksinya besar? Bisa, tapi tidak efektif karena sistemnya masih terlalu sederhana.
Sebagai contoh alat transaksi yang terdapat di toko yaitu Tori Mesin Kasir TER-810. Mesin ini bisa nyimpen data sampai 10.000 item. Kemudian, ada juga fitur Stock Control System yang bikin mengelola inventaris toko jadi lebih gampang.
Alat transaksi yang terdapat di toko ini sebenarnya punya tiga fungsi utama:
- Buat menghitung total belanjaan otomatis.
- Nyatet transaksi buat laporan keuangan.
- Ngelola stok barang agar lebih akurat.
Kalau untuk skala kecil dan menengah, mesin kasir udah oke banget. Tapi untuk yang skalanya punya lebih dari 10.000 item, sepertinya kamu harus melengkapi dengan alat lain.
2. Aplikasi Point of Sales (POS)
Kami yakin, sudah pasti kamu tak asing dengan istilah aplikasi POS. Bukan pos tempat bapak-bapak nongkrong atau ngomongin orang, tapi ini aplikasi kasir yang punya banyak fitur canggih.
Cuma pakai aplikasi ini, kamu bisa dapetin fitur manajemen stok, laporan penjualan real-time, sampai dengan integrasi e-commerce.
Aplikasi ini hadir buat mengganti mesin kasir konvensional yang kemampuannya cuma menghitung total belanjaan saja. Beda sama aplikasi POS, soalnya bisa ngelacak stok barang sampai integrasi dengan marketplace.
Selain itu, alat transaksi yang tersedia di toko ini emang bikin data-data aman kesimpen di cloud. Jadi, datamu tetep aman meski sewaktu-waktu ada masalah sama sistemnya.
Enaknya lagi, aplikasi POS bisa jadi jawaban kalau kamu menganggap mesin kasir kemahalan. Aplikasi KasirXpert misalnya, harganya jauh lebih terjangkau daripada harus beli mesin kasir.
3. Barcode Scanner

Alat transaksi yang terdapat di toko terdiri dari alat yang bisa mengelola transaksi, sampai dengan kebutuhan pembayaran.
Nah, salah satu alat untuk pembayaran di kasir adalah barcode scanner. Alatnya kecil dan muncul cahaya warna merah kalau lagi scan. Itu namanya barcode scanner.
Kalau di kasir, biasanya ada beberapa jenis scanner seperti laser, omnidirectional, 2D scanner, handheld, atau wireless scanner.
“Gunanya apa, Bang?”
Fungsinya itu biar proses checkout atau bayar belanjaan jadi lebih cepat. Selain itu, barcode scanner juga bisa mengurangi kesalahan input harga yang ini tentu bagus buat bisnismu.
Tapi, kalau memang mau nyediain alat transaksi yang terdapat di toko satu ini, penting buat memastikan beberapa faktor berikut:
- Kamu mau pake jenis barcode 1D atau 2D?
- Butuhnya yang kabel atau wireless?
- Apakah kompatibel sama sistem POS yang kamu pakai?
- Gimana lingkungan kerjanya?
- Berapa budgetmu?
Kalau semua faktor ini sudah jadi pertimbangan, barcode scanner bisa bawa banyak manfaat. Misalnya saja, efisiensinya jadi langsung terasa, data-datanya akurat, bikin pelanggan punya pengalaman yang lebih baik, dan karyawan juga lebih ringan kerjanya.
Baca Juga: 10 Tugas dan Tanggung Jawab Kasir, Apa Saja?
4. Printer Struk
Simpelnya, salah satu dari sekian banyak alat-alat transaksi ini adalah buat mencetak nota atau struk yang jadi bukti transaksi.
Dalam penggunaannya, ada tiga jenis printer struk, yakni thermal printer, dot matrix printer, dan inkjet atau laser.
Apa gunanya toko pakai alat ini? Biasanya, untuk memberi bukti pembelian bagi konsumen. Struknya akan jadi bukti yang sah bahwa konsumen telah selesai membayar dan melakukan pembelian.
Kemudian, cetak struk ini bagus buat nyimpen cadangan, apalagi kalau sewaktu-waktu sistemnya bermasalah. Selain itu, alat transaksi yang terdapat di toko ini juga bisa ningkatin reputasi profesional dari tokomu.
5. Cash Drawer
Pernah melihat alat yang punya kompartemen atau bagian-bagian buat memisahkan duit di kasir? Itu namanya cash drawer.
Emang, fungsinya untuk menyimpan uang tunai biar aman. Jadi, setiap uang itu bakal disimpan dalam bagian khusus. Misalnya, uang dengan nominal tertentu, diletakkan di kompartemen khusus buat nominal yang sama. Kalau uang koin, maka peletakannya juga di kompartemen untuk uang koin.
Alat ini tentu bagus, karena bisa bantu ngerapihin uang tunai. Saat mau memberikan kembalian misalnya, kasir sudah tak perlu bingung lagi mencari uang dengan nominal tertentu karena sudah terbagi.
Apalagi kalau sekarang, cash drawer itu sudah makin canggih. Sebabnya yakni sudah bisa terhubung sama aplikasi POS atau bahkan printer.
Alat transaksi yang ada di toko yaitu alat yang juga bisa mengamankan uang. Biasanya, cuma kasir yang bisa buka dan dapat akses. Jadi, kehilangan uang karena ada orang iseng yang buka sembarangan, sudah nggak bakal terjadi lagi.
6. Mesin Electronic Data Capture (EDC)

Sekarang ini, kan, sudah eranya cashless. Jadi, alat transaksi yang terdapat di toko satu ini sangat mendukung.
Dengan mesin EDC, pelanggan bisa bayar pakai debit atau kredit dari bank yang mereka miliki.
Mesin EDC ini, ada yang khusus untuk satu bank saja dan ada juga yang untuk semua bank, tergantung alat mana yang kamu beli. Memang, EDC itu terhubung ke jaringan bank secara langsung dan kadang dari sini, promo potongan harga sering diberikan.
Melihat dari segi jenisnya, ada yang model gesek dan juga masukin kartu ke slot mesin EDC-nya (dipping).
Kalau melihat fungsi utamanya, mesin ini bisa untuk memproses pembayaran non-tunai, mengurangi risiko bawa uang tunai besar, dan bisa bikin transaksi lebih cepat.
Baca Juga: Mengenal Sistem Kasir: 5 Fungsi dan Fitur-fiturnya
7. Timbangan Elektronik
Jika kamu jualan produk berdasarkan bobotnya, maka timbangan elektronik wajib ada. Kalau kamu jualan produk yang butuh keakuratan takaran, maka timbangan ini juga wajib tersedia.
Alat ini, bisa menghitung harga dan bobot secara akurat. Kehadirannya bakal bantu banget operasional produk kalau memang jualnya berdasarkan bobot.
Tapi kalau memang tidak terlalu butuh, timbangan elektronik ini jadi opsional. Proses penghitungan harga lebih cepat, bebas tipu-tipu karena penghitungannya elektronik, dan intinya transaksi jadi lebih praktis.
8. Kalkulator
Memang, alat transaksi yang terdapat di toko satu ini mungkin sudah terdengar cukup asing. Tapi nyatanya, fungsinya masih begitu krusial sampai saat ini.
Seberapa krusial, sih, kalkulator itu? Alat satu ini penting kalau sistem aplikasi yang kamu pakai lagi ngadat atau bermasalah. Apalagi kalau sistemnya bukan yang canggih.
Kalkulator, masih sangat berguna buat menghitung total belanjaan dan kembalian secara manual. Meski manual, setidaknya hasil penghitungan lebih akurat daripada harus nulis di kertas seperti anak SD yang lagi belajar materi penjumlahan.
Jangan Lupa, Pakai Aplikasi Sistem Kasir Canggih Biar Transaksi Makin Praktis!
Nah, kami mau ngingetin aja, nih. Kalau emang punya toko dan lagi nyari alat transaksi di toko, sebaiknya masukkan aplikasi sistem kasir canggih seperti Kasir Xpert.
Dengan Kasir Xpert, yang bisa kamu dapetin adalah aplikasi POS, fitur manajemen inventory, pembayaran QRIS, sampai laporan usaha lengkap. Yuk, dapetin aplikasinya sekarang!
Reskia Ekasari S.E – adalah seorang analis keuangan muda yang hobi menggeluti dunia digital marketing. Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Reskia telah berpengalaman lebih dari 4 tahun di bidang keuangan dan pemasaran digital.
