Perbedaan Software Kasir Online dan Offline, Bagus Mana?

perbedaan software kasir online dan offline

Software kasir kini sudah jadi hal wajib bagi minimarket, restoran, cafe, dan usaha sejenis lainnya. Namun sebelum menggunakan, kamu harus tahu dulu apa saja perbedaan software kasir online dan offline.  Sekilas, keduanya sama-sama akan membantumu dalam menerapkan sistem transaksi yang mudah, cepat, dan tercatat. Tapi, ada beberapa perbedaan dari segi aksesibilitas hingga fitur-fitur yang akan lebih memudahkan transaksi.  Ingin tahu seperti apa bedanya? Yuk, simak dulu sebelum kamu memutuskan untuk menggunakannya.  5 Perbedaan Software Kasir Online dan Offline Jika ingin membandingkan antara software kasir baik online dan offline, ada beberapa faktor yang bisa menjadi pembedanya, seperti:  1. Konektivitas  Kalau soal konektivitas sudah jelas, kasir online bergantung dengan koneksi internet. Itu artinya, kamu yang ingin menggunakannya harus selalu siap sedia wifi atau sambungan internet untuk mengaktifkan sistem.  Sedangkan kasir offline tidak bergantung dengan koneksi internet. Jika sewaktu-waktu jaringan internet di toko kamu mati, kasir offline masih bisa berjalan seperti normal.  Ketergantungan koneksi internet ini, membuat kamu harus selalu siap sedia sistem apabila suatu saat jaringan internet mati jika menggunakan kasir online.  Atau kamu juga bisa mencari software kasir online yang tetap bisa menyimpan data saat internet offline.  2. Aksesibilitas  Sistem pada software kasir online adalah menyimpan data dalam cloud ketika tersambung dengan internet. Berkat kecanggihannya ini, data transaksi bisa kamu akses secara real time dari mana saja.  Misalnya, kamu memiliki beberapa cabang minimarket di beberapa daerah. Daripada mengunjungi satu per satu setiap cabang untuk tahu perkembangan transaksi, kamu tinggal buka saja data transaksi dari kasir online.  Berbanding terbalik dari kasir online yang aksesnya bisa dari mana saja. Ketika memakai aplikasi kasir offline, kamu hanya bisa mengakses informasi dari perangkat tempat software tersebut terinstal.  Keterbatasan akses ini akan mempersulit jika kamu ingin mengontrol dari jarak jauh. Tapi, kalau kamu yang selalu standby di tempat usaha, maka software kasir offline bisa jadi pilihan praktis.  3. Sistem Keamanan  Soal keamanan tentunya jadi perhatian besar bagi setiap pemilik usaha. Dalam kasir online, sistem keamanan yang berlaku biasanya sudah menggunakan enkripsi, sehingga data akan lebih aman meskipun tersimpan di cloud.  Selain itu, beberapa penyedia kasir online juga sudah menyediakan fitur backup yang akan membantu data tetap aman.  Jadi, jangan khawatir lagi jika sewaktu-waktu aplikasi sedang down, karena data tetap tersimpan.  Di sisi lain, kasir offline sangat bergantung dengan sistem keamanan yang tersedia pada perangkat. Jika sistem keamanan tidak kuat, maka ketika terjadi serangan atau perangkat itu sendiri rusak data bisa saja hilang.  Saat menggunakan kasir sistem offline, kamu juga harus rutin melakukan backup manual agar data tetap aman.  4. Maintenance Dalam hal maintenance, penyedia kasir online biasanya sudah memberikan layanan perawatan aplikasi.  Ketika terjadi kendala, kamu bisa menghubungi penyedia untuk segera melakukan perbaikan.  Proses perbaikan pun biasanya berlangsung dengan cepat, karena sistem terintegrasi dari pusat. Kamu tidak perlu menunggu lama untuk bisa segera menggunakan kasir kembali.  Sementara mesin kasir offline, sangat tergantung dengan perangkat yang kamu gunakan. Saat perangkat tersebut rusak, kamu perlu bantuan teknis khusus dan bisa saja prosesnya membutuhkan waktu yang lama.  5. Fitur  Selain keempat hal tadi, kamu tentu harus mempertimbangkan soal fitur yang tersedia. Kasir online biasanya memiliki fitur yang lebih banyak daripada kasir offline.  Misalnya, integrasi pembayaran dengan debit card, kredit card, bahkan QRIS biasanya hanya tersedia pada kasir online. Sedangkan kasir offline biasanya hanya mencakup fitur pembayaran tunai maupun kartu kredit.  Padahal, semakin banyak sistem pembayaran yang tersedia, kamu akan memudahkan konsumen membayar. Mereka pun tidak akan ragu kembali ke toko atau restoran sebagai pelanggan.  Dari perbedaan software kasir online dan offline ini, sekarang kamu bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.  Kasir online tentu akan lebih menguntungkan, karena maintenance mudah, akses fleksibel, dan fitur yang kaya.  Jika ingin mencari kasir online terbaik, kamu bisa memilih KasirXpert yang menggunakan sistem berbasis cloud, sehingga mudah diakses kapan saja. Dengan begitu, kamu bisa cek transaksi kapan saja dan ambil keputusan dengan cepat.  Yuk, mulai bisnis kamu dengan KasirXpert yang akan mempermudah semua aktivitas transaksi dan pengembangan bisnis! Reskia EkasariReskia Ekasari S.E – adalah seorang analis keuangan muda yang hobi menggeluti dunia digital marketing. Memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Sriwijaya. Reskia telah berpengalaman lebih dari 4 tahun di bidang keuangan dan pemasaran digital.